Lagu Butet yang Berasal Dari Sumatera Utara

Lagu Butet Yang Berasal Dari Sumatera Utara

Indonesia memang dikenal sebagai negara yang menyimpan banyak sekali kekayaan. Salah satu bentuk aset bangsa ini yaitu melimpahnya lagu-lagu daerah di setiap provinsinya. Lagu daerah tersebut dinyanyikan dalam berbagai kesempatan mulai dari event resmi maupun nonformal.

Salah satu lagu yang cukup populer di telinga masyarakat, khususnya dari daerah Sumatera Utara adalah Butet. Dan memang mempunyai sejarah serta melegenda.

Lagu Butet ini berasal dari suku Batak di Tapanuli Utara, provinsi sumatera utara. Lagu ini berbahasa Batak yang sukunya banyak menempati wilayah Tapanuli Utara.

Sejarah Dan Pencipta Lagu Butet

Butet merupakan nama panggilan yang diperuntukan bagi bayi perempuan yang belum diberikan nama secara resmi. Sementara untuk nama panggilan anak laki-laki adalah Ucok. Lagu butet ini menjadi salah satu lagu wajib nasional yang termasuk kedalam lagu perjuangan.

Lagu Butet ini diciptakan kabarnya di gua naga timbul. Akan tetapi, sampai saat ini belum diketahui secara jelas siapakah pencipta sebenarnya. Namun menurut warga naga timbul serta sitahius, yang pertama kali menyanyikan lagu tersebut adalah seorang Boru lumbantobing ketika akan menidurkan buah hatinya.

Bisa dibilang, hampir semua orang Batak mengetahui dan pernah menyanyikan lagu ini. Bahkan, seorang musisi terkenal dari Austria bernama Herman delago pernah bernyanyi bersama musisi asal Batak yaitu Viky Sianipar.

Aransemen dan kolaborasi keduanya mampu merebut hati masyarakat. Sekarang ini, lagu Butet semakin sering dinyanyikan meskipun tidak dalam momen hari kemerdekaan.

Lirik Lagu Butet

Bagi Anda yang sedang mencari informasi seperti apa isi lagu Butet, berikut ini adalah liriknya :

Butet, dipangungsian do amangmu ale butet.

Da margurilla da mardarurat ale butet.

Da margurilla da mardarurat ale butet.

Butet, sotung ngolngolan ro hamuna ale butet.

Paima tona manang surat ale butet.

Paima tona manang surat ale butet.

I doge doge doge i dogei doge doge.

I doge doge doge i dogei doge doge.

Butet, sotung sumolsol roha muna ale butet.

Musunta i ikkon saut do talu ale butet.

Musunta i ikkon saut do talu ale butet.

Butet, haru patibu ma magodang ale butet.

Asa adong da palang merah ale butet.

Da palang merah ni…

Makna Lagu Butet

Kabarnya, lagu Butet pertama kali didengarkan di gua naga timbul. Letaknya ada di Tapanuli Tengah. Menurut warga disekitar, konon syair asli lagu Butet tersebut menceritakan tentang seseorang yang meninabobokan borunya.

Dia menceritakan kepergian sang ayah yang berperang melawan penjajah. Pesannya, sebagai anak perempuan juga harus punya jiwa patriotik untuk meneruskan perjuangan orang tuanya.

Jadi, makna lagu Butet ini memang memiliki arti mendalam sehingga tidak mengherankan jika di samping sebagai lagu nyanyian kelonan anak, juga sebagai lagu perjuangan. Oleh karena itu, banyak yang menyanyikannya di momen hari kemerdekaan Indonesia.

Leave a Comment