Anda Sedang Diet? Hati-Hati dengan Fatfobia!


Fobia bisa disebabkan oleh beragam hal. Pola pikir adalah salah satu penyebab seseorang terkena fobia tertentu, termasuk fatfobia. Fatfobia ini merupakan serangan panik atau langsung merasa tidak nyaman ketika hanya sekilas saja memikirkan tentang berat badan. Ketakutan yang berlebihan terhadap naiknya berat badan bisa menjadi pertanda awal Anda terkena fatfobia. Seperti yang dilansir oleh changethatsrightnow.com, jika Anda mengalami sejumlah gejala ini, bisa jadi Anda menderita fatfobia.

Perasaan khawatir yang berlebihan terhadap berat badan Anda adalah gejala mental Anda terkena fatfobia. Ketika Anda selalu didera rasa khawatir yang berlebihan jika berhadapan atau dikaitkan dengan berat badan Anda, bisa jadi Anda menderita fatfobia. Orang yang menderita fatfobia akan terus dihantui perasaan takut berat badan yang tiba-tiba naik atau adanya kerelaan untuk melakukan segala sesuatu agar bisa menurunkan berat badan. Terkadang orang yang menderita fatfobia itu sendiri tidak tahu cara mengontrol ketakutannya dan merasa tidak mampu mengendalikan ketakutan atau kekhawatiran itu sendiri.

Ada sejumlah gejala fisik yang dialami oleh orang yang menderita fatfobia. Gejala-gejala yang dialami antara lain rasa pusing, rasa gemetar, jantung berdebar kencang (palpitasi), sakit dada, merasa seperti dicekik, berkeringat, merasa pening atau berkunang-kunang, sensasi mati rasa, dan rasa kesemutan. Ketika Anda sekilas memikirkan tentang berat badan dan Anda merasakan tubuh Anda terkena gejala-gejala seperti tersebut, bisa jadi Anda terkena fatfobia.

Orang yang diet ketat bisa dengan mudah terkena fatfobia. Jika Anda sedang melaksanakan sebuah program diet, pastikan Anda juga bisa mengendalikan kondisi mental atau jiwa Anda. Lalu, bagaimana cara mengatasi fatfobia? Kuncinya sebenarnya hanya satu, yaitu kendalikan rasa takut Anda. Terima rasa takut tersebut dan katakan dalam diri Anda bahwa semuanya baik-baik saja.

Post a Comment

0 Comments