Teleskop NASA Bidik Kedalaman Luar Angkasa


NASA tidak hanya mengungkap beberapa misi luar angkasa baru pada 2014. Badan antariksa Amerika Serikat ini juga mengumumkan bahwa James Webb Space Telescope telah mencapai tahapan review akhir.

Dengan demikian, debut teleskop canggih ini semakin dekat. James Webb Space Telescope kabarnya sudah bisa beroperasi pada 2018.

"Semua desain telah selesai untuk Webb dan tidak ada desain besar yang tersisa untuk dilakukan," ungkap Richard Lynch yang bertanggungjawab pada teleskop Webb NASA, seperti dikutip Mashable.

Kabarnya, teleskop Webb bisa menangkap objek luar angkasa yang sangat jauh jaraknya dari Bumi. Teleskop ini akan mengungguli teleskop luar angkasa sebelumnya, Hubble yang pernah mengorbit pada 1990.

NASA berkolaborasi dengan European Space Agency dan Canadian Space Agency untuk membangun teleskop. Tim internasional percaya menggunakan Webb, maka peneliti bisa melihat beberapa bintang pertama dan partikel yang tercipta di alam semesta (universe).

Teleskop baru ini diyakini bisa melihat masa depan alam semesta. Webb dengan kemampuan inframerah diharapkan bisa memantau bentuk bintang dan planet baru di awan debu luar angkasa, di mana Hubble tidak bisa mengamati objek tersebut.

Untuk misi masa depan, NASA mengestimasi penggunaan teleskop Webb akan menelan biaya USD8,8 miliar. Biaya ini lebih mahal ketimbang penggunaan teleskop Hubble dengan total dana USD1,5 miliar. 

Post a Comment

0 Comments